Pengukuhan Dasiat Kec. Bendosari

Pengukuhan Dasiat Bendosari oleh Camat Kec. Bendosari di hadiri Muspika dan Lurah se kec. Bendosari

Peran Dasiat Bendosari Dalam Lomba Sekolah Sehat

Dasiat Bendosari ikut berperan serta dalam pembukaan sekolah sehat dengan menampilkan Senam CTPS yang di perankan oleh dokter kecil UPTD SDN Mulur 03

Semangat Sumpah Pemud Semangat Wujudkan masyarakat Sehat

Dasiat Kecmatan Bendosari bekerja sama dengan KT. Gentan mengadakan kegiatan Gerak jalan, bekam,donor darah, senam aerobik dan cek kesehatan gratis di Kelurahan Gentan

Penyuluhan dan Aksi CTPS di SDN Sugihan 03

Dasiat Kec. Bendosari melaksanakan penyuluhan dan aksi CTPS

Gerak Jalan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kegiatan Gerak Jalan sehat dan Pemeriksaan kesehatan gratis di kelurahan Mojorejo

Sabtu, 07 Desember 2019

Dasiat Bendosari mengikuti kegiatan Talk Show "Pengetahuan Komprehensif HIV-AIDS"



Dasiat Bendosari. Perwakilan Anggota Dasiat Bendosari mengikuti kegiatan Talk Show "Pengetahuan Komprehensif HIV-AIDS" dalam rangka Hari AIDS Sedunia Tahun 2019 Kabupaten Sukoharjo dengan tema "Saya Berani Saya Sehat" pada Sabtu, 7 Desember 2019 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.


Kegiatan yang di prakarsai oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kab. Sukoharjo ini diikuti oleh perwakilan Dasiat, WPA Kecamatan, SBH Kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo, WPA Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dan PKVHI (Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia), Prodi Kesmas Universitas Muhamadiyah Surakarta, perwakilan sma/smk sukoharjo serta tyrut hadir juga Kepala DKK Sukoharjo Dr. Yunia Wahdiyati.


Acara dimulai dengan teatrikal dari WPA Univet Bantara kemudian dibuka oleh Ketua Pelaksana KPA Sukoharjo, Bapak Purwadi, SE., MM., beliau menyampaikan jumlah penderita AIDS di kabupaten Sukoharjo dan meminta agar seluruh elemen ikut membantu menanggulangi dan mensosialisasikan tentang bahaya AIDS.

Acara puncak talk show dipandu oleh Dr. Anton Budi Hermawan dengan narasumber Dr. Taufik Ismail (Spesialis Kesehatan Jiwa) yang menyampaikan pengertian, gejala, pencegahan AIDS. Testimoni dari Ibu Eki seorang ODHA yang melakukan pengobatan ARV dan melakukan program hamil anak ke dua yang anak dan suaminya negatif HIV, talk show ditutup dengan sesi tanya jawab.

Dalam kegiatan ini, WPA Bendosari mendapat penghargaan sebagai WPA teraktif.

Suluh Temukan Obati Pertahankan

Selasa, 03 Desember 2019

Dasiat Bendosari mengadakan Aksi Orasi Kesehatan Dalam Rangka Peringatan Hari HIV & AIDS



Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari mengadakan Kegiatan Aksi Orasi Kesehatan Dalam Rangka Peringatan Hari HIV & AIDS di Kecamatan Bendosari. Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 1 Desember 2019 di Lampu Merah Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Jombor, Kecamatan Bendosari Pukul 06.30 WIB.


Yang dihadiri oleh UKM, Promkes Puskesmas Bendosari dan SBH (Saka Bakti Husada) dan perwakilan karang taruna Desa Kecamatan Bendosari.


Orasi Kesehatan yang diisi Oleh Promkes Puskesmas Bendosari dan DASIAT Bendosari dengan tema Bersama Masyarakat Meraih Sukses. Masyarakat dihimbau untuk selalu menghindari perilaku sek bebas, karena perilaku tersebut menjadi indikator utama dalam penularan HIV dan AIDS. Program Zero Point diterapkan sebagai upaya pencegahan dalam penanganan kasus HIV dan AIDS.


Selain Orasi Kesehatan tentang HIV dan AIDS juga dibagikan leaflet tentang HIV dan AIDS, dan PIN kepada pengguna jalan di Lampu merah Kejaksaan Negeri Sukoharjo. Di wilayah Kecamatan Bendosari sendiri kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Bendosari, bekerjasama dengan Dasiat Bendosari dan SBH. Kegiatan ini penting dilakukan karena sebagai upaya preventif dalam kasus HIV dan AIDS.

Bersama MASYARAKAT meraih SUKSES.

Dasiat Bendosari mengikuti anniversary Dasiat Kabupaten Sukoharjo



Dasiat Bendosari (30/11) mengikuti kegiatan anniversary Dasiat Kabupaten Sukoharjo yang dilaksanakan di halaman parkir gedung graha wijaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Kabid Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, perwakilan dari nominator film pendek kesehatan SMA/SMK Sederajat, dan anggota dasiat perwakilan Kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo.


Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, beliau menyampaikan bahwa pentingnya adanya dasiat adalah promosi kesehatan lebih cepat dan lebih mengena. Acara dilanjutkan dengan meniup lilin ulang tahun Dasiat Kabupaten yang ke 7 dan pembagian kue.


Selain itu, pada malam tersebut adalah malam penganugrahan film pendek kesehatan sma smk se kabupaten sukoharjo, Juara 1 diraih oleh SMA N 1 Tawangsari, juara 2 diraih oleh SMA Assalam Kartasura, juara 3 diraih oleh SMA Muh Pontren Imam Syuhodo dan Juara Favorit diraih oleh SMA 1 Mojolaban. 


Tidak ketinggalan pemberian anugrah untuk anggota dasiat yang sampai menikah masih aktif dalam kegiatan, yakni ada dua pasang suami istri yang masih aktif dalam kegiatan dasiat. Pada kegiatan penutup anggota dasiat berswafoto bersama dan membuat video ucapan untuk hari aids se dunia.

Sabtu, 16 November 2019

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Asap Rokok



Dasiat Bendosari. Pemuda Siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) mengikuti kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada sabtu, 16 Nopember 2019 di Gedung Seba Guna Kecamatan Bendosari. Kegiatan Germas kali ini mengusung tema Kawasan Tanpa Asap Rokok di Kecamatan Bendosari. 


Kegiatan yang di prakarsai oleh tim promosi kesehatan puskesmas bendosari ini dihadiri oleh kepala UPTD Puskesmas Bendosari, dr. Sugeng Purnomo, M.Gizi., beserta jajarannya. Dalam kesempatan beliau menyampaikan beberapa hal pentingnya bahaya asap rokok. 


Selain itu turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Bendosari yang terdiri dari Camat Bendosari Ibu Paulina Yuli Kusuma Wardhani, S.Sos, Kapolsek Bendosari AKP Zunaidi, SH dan Danramil Bendosari Kapten ARM Budi Sarwoko. Pada kesempatan tersebut, Ibu Paulina berkenan memberikan sambutan, bahwa gerakan hidup sehat di mulai dari pribadi kita masing-masing, dan mengajak lingkungan khususnya untuk mengajak masyarakat tidak merokok di sembarang tempat umum. 


Kampanye GERMAS yang diadakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Bendosari diisi oleh dr. Rahardi (dokter UPTD Puskesmas Bendosari) menyampaikan bahwa pentingnya tidak merokok di tempat umum, bahaya merokok bagi remaja yang saat ini sudah menjadi tren, dan akibat yang ditimbulkan di kemudian hari akibat merokok, serta tips-tips untuk berhenti dari merokok. Dalam penyampaian materi yang diikuti oleh perwakilan siswa dari SMA Negeri 3 Sukoharjo, SMK Negeri 1 Sukoharjo, SMK PGRI Sukoharjo, SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo, dan beberapa perwakilan karang taruna se-Kecamatan Bendosari ini, juga diselingi dengan tanya jawab. 


Pada materi kedua yang disampaikan oleh ibu Sri Haryanti, S.ST. Beliau menyampaikan materi tentang POSYANDU Remaja. Beliau menuturkan bahwa posyandu remaja ini bertujuan untuk mengurangi penyakit tidak menular (PTM) yang sudah terjangkit pada usia remaja, harapannya dengan adanya posyandu remaja, remaja-remaja diwilayah bendosari mengetahui perkembangan kesehatan mereka dan aksi cepat tanggap apabila sudah terjangkit penyakit. Selain itu harapan dari beliau pada tahun 2020 wilayah kecamatan bendosari sudah terbentuk posyandu remaja dengan harapan generasi sehat untuk indonesia unggul.


Acara juga dimeriahkan dengan penampilan-penampilan dari perwakilan SMA/SMK se-Kecamatan Bendosari, penampilan puisi berantai dari Saka Bakti Husada, penampilan drama dari SMA Unggulan CT Arsa, Penampilan Puisi dari SMA Negeri 3 Sukoharjo, SMKPGRI Sukoharjo, dan SMK Negeri 1 Sukoharjo. Pada akhir acara, ditutup dengan pemberian bingkisan kepada ke-4 sekolah yang mengikuti kegiatan, yakni pemberian bingkisan berupa buah segar yang diserahkan langsung oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Bendosari kepada perwakilan dari SMA/SMK se-Kecamatan Bendosari.

Reorganisasi Dasiat Kecamatan Bendosari 2019


Dasiat Bendosari. Dalam rangka penyegaran organisasi dan pengelolaan struktural keanggotaan, Dasiat Kecamatan Bendosari mengadakan Reorganisasi pada Jum'at, 8 november 2019 yang bertempat di Aula Puskesmas Bendosari.

Pada kesempatan tersebut, selain acara utama yakni reorganisasi diisi dengan materi posyandu remaja yang disampaikan oleh Ibu Sri Haryanti, S.ST. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa Posyandu Remaja ini sangat penting, khususnya untuk mengatasi penyakit tidak menular pada remaja masa kini. Harapan beliau tahun 2020 wilayah Bendosari sudah berdiri Posyandu Remaja pada setiap wilayah terkecil, dengan harapan Generasi yang Sehat untuk Indonesia Unggul. Pemuda siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) dan Karang Taruna merupakan ujung tombak dalam kegiatan Posyandu Remaja untuk menyukseskan generasi yang sehat, tutur beliau.

Selanjutnya acara reorganisasi, yang dipimpin oleh Ibu Sri Asmorowati dilaksanakan secara demokrasi. Pemilihan calon ketua pemuda siaga sehat kecamatan bendosari duawali dengan musyawarah yang mendapatkan tiga kandidat calon ketua yakni, 1) Sriyanto, M.Pd.; 2) Teguh Prasetyo, S.Sn.; 3) Aldo Setiadi. Dari ketiga calon tersebut dilanjutkan melalui pemungutan suara secara jujur dan adil. Sehingga di peroleh jumlah suara, 1) Sriyanto,S.Pd M.Pd 14 Suara, 2) Teguh Prasetyo,S.Sn 10 Suara dan 3) .Aldo Setiadi 5 suara. Dari pemilihan tersebut menghasilkan kepengurusan yang baru dengan ketua pemuda siaga sehat Kecamatan Bendosari yakni, Sriyanto, S.Pd M.Pd. wakil ketua Teguh Prasetyo, S.Sn. 

Selesainya penentuan struktural utama pada organisasi pemuda siaga sehat Kecamatan Bendosari, Bapak Pramono selaku pembina Dasiat Bendosari menyampaikan segera dibentuk lengkap kepengurusan Dasiat Kecamatan Bendosari, serta menyampaikan terimakasih kepada Agos Sukito, S.Kom selaku ketua Dasiat Kecamatan Bendosari masa bakti 2012 s.d. 2019 beserta jajarannya. Beliau dalam kesempatan tersebut juga berharap Dasiat Bendosari lebih maju dan lebih aktif dalam kegiatan kemasyarakatan khususnya bidang kesehatan.

Pada akhir acara, Agos Sukito menyampaikan selamat kepada kepengurusan yang baru semoga amanah dan lebih aktif dalam kegiatan kesehatan di wilayah bendosari, dan memohon maaf masih banyak kekurangan pada masa bakti beliau.

Jumat, 15 November 2019

Dasiat Kecamatan Bendosari ikut berperan serta dalam membantu kegiatan lomba sekolah sehat di SD Negeri Pohgogor 01


Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari bersama Puskesmas Bendosari ikut serta mensukseskan lomba sekolah sehat di SD Negeri Pohgogor 01, yang menjadi fokus utama penilaian adalah tentang perilaku kebersihan dan kesehatan yang dilakukan oleh murid maupun guru. Oleh karena itu, walaupun sekolah memiliki sarana dan fasilitas yang lengkap dan mewah, belum bisa menjamin sekolah tersebut bisa dikatakan sebagai sekolah sehat dan mendapat nilai bagus dalam penilaian.

Sebab, dikatakan oleh Ketua tim penilai lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Jawa Tengah, Juli Winarni, yang melakukan verifikasi lapangan ke SD Negeri Pohgogor 01, Kamis 14 November 2019, yang sangat menentukan bagaimana menjaga kebersihan dan kesehatan bisa menjadi karakter bagi murid adalah perilaku sehari – hari.

“Yang kita tuju adalah kebersihan dan kesehatan ini bisa mejadi perilaku bagi murid – murid, bisa menjadi budaya. Pun ketika mereka di rumah masing-masing juga ingat dan terbiasa dengan perilaku kebersihan dan kesehatan ini, untuk lingkungannya juga baik dan bersih akan tetapi di lingkup lingkungan sekolah ini masih banyak yang membakar sampah sembarangan sehingga asapnya dapat membahayakan pada kesehatan, dan kalau memang di sini adalah sekolah ramah anak maka harus betul-betul di tegakkan. Saya ucapkan selamat untuk SD Negeri Pohgogor 01 yang sudah berjuang dan masuk 6 besar itu sangatlah tidak mudah dari 22 Kabupaten Kota di Jawa Tengah” ujar Juli Winarni.

Untuk sarana dan fasilitas, lanjut Juli Winarni, yang memimpin 4 orang tim penilai lainnya yaitu 1) Pemerintah Daerah 2) Dinas Kesehatan 3) Dinas Pendidikan 4) Kementrian Negeri Agama, tentu juga menjadi indikator. Namun Juli Winarni mengingatkan agar jangan sampai sekolah hanya terpaku mengejar pembenahan sarana/fasilitas saja, sementara sosialisasi dan edukasi perilaku kebersihan kepada murid dianggap sepele saja. Dalam kegiatan ini Dasiat Kecamatan Bendosari ikut berperan serta dalam membantu kegiatan lomba sekolah sehat di SD Negeri Pohgogor 01, setiap satu bulan sekali Dasiat Bendosari melaksanakan penyuluhan kesehatan anak, dengan adanya MOU antara Dasiat Bendosari dan SD Negeri Puhgogor 01 maka pelaksanaanya akan lebih mudah untuk di jalankan.

Selasa, 15 Oktober 2019

Langkah Nyata Dalam Peringatan CTPS Sedunia Kec. Bendosari Bersama Dasiat Bendosari

Dasiat Bendosari. Selasa (15/10/19) DASIAT Kecamatan Bendosari ikut peran serta dalam kegiatan Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di kecamatan bendosari yang dilaksanakan di SD Negeri Jombor 2 Bendosari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu Paulina Yuli Kusumawardhani, S. Sos.  Camat Bendosari, Kepala Puskesmas Bendosari, Kepala Kelurahan Jombor, Kepala UPTD Kecamatan Bendosari, Drs. Sarimin, MM selaku Kepala UPTD SD N  Jombor 2, PKK Jombor, Kader Kesehatan Jombor, dan Jajaran Muspika. 

Rangkain acara meliputi (1) Apel Pembukaan (2) Senam Cuci Tangan (3) Cuci Tangan Pakai Sabun bersama (4)  dan ditutup dengan Makan Buah Bersama.  Pada kesempatan Apel Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ibu Paulina Yuli Kusumawardhani, S. Sos, beliau menyampaikan pentingnya cuci tangan pakai sabun dalam kegiatan sehari-hari, sebelum ataupun setelah aktivitas. Harapan beliau, gerakan cuci tangan ini tidak hanya di sini saja, tapi bisa ke semua lini dan lingkungan masyarakat. 

Dalam apel pembukaan juga dilaksanakan penandatangan komitmen cuci tangan pakai sabun oleh Ibu Paulina Yuli Kusumawardhani, S. Sos.  selaku Camat Bendosari, Kepala Puskemas Bendosari , Kepala UPTD Kecamatan Bendosari, Drs. Sarimin, MM selaku Kepala UPTD SD N Jombor 2, Kepala Kelurahan Jombor, PKK Jombor, Kader Kesehatan Jombor, Tim UKM Kecamatan Bendosari, Dasiat Bendosari, PKK Kecamatan Bendosari, Muspika, Siswa SD N Jombor 2.

Setelah kegiatan apel dilaksanakan kegiatan senam cuci tangan pake sabun yang di komandoi oleh Teguh Prasetyo dari Dasiat Kecamatan Bendosari, dan dilanjutkan kegiatan cuci tangan pakai sabun. Acara ditutup dengan makan buah bersama dihalaman SD Negeri 2 Jombor Bendosari.

#Haricucitanganpakaisabun
#dasiatbendosari
#sehatdarisaya
#sehatdarikita
#indonesiasehat2020

Jumat, 11 Oktober 2019

Dasari Sobo Ndeso


Dasiat Bendosari. "Dengan MMD Kita Wujudkan Masyarakat Bendosari Yang Sehat Dan Maju" Jum'at, 11 Oktober 2019
Dasiat Kecamatan Bendosari mengikuti kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di desa Gentan yang dibuka oleh kepala Desa Gentan Bapak Drs. H. Sudadiyo dan dihadiri Kepala Puskesmas Bendosari Bapak dr. Sugeng Purnomo, M.Gz serta kader-kader kesehatan Desa Gentan.

Profil Desa Gentan sebagai berikut : jumlah penduduk L = 3558 jiwa sedangkan untuk, P = 3651 jiwa dan jumlah keseluruhannya ada 7209 jiwa. Sedangkan untuk batas wilayah di Desa Gentan ini ada 4 batas wilayah yaitu : 1) Sebelah utara = Desa Bakalan, 2) Sebelah Selatan = Desa Sugihan, 3) Sebelah Barat = Desa Pandean, 4) Sebelah Timur = Desa Kemasan.

Dengan pengendalian penyakit dan lingkungan
Kasus DB masih ad 4 kasus,dan TBC 2 kasus.
Desa Gentan sendiri mempunyai 4 pilar Desa Sehat yaitu : pemberdayaan gotong royong, upaya kesehatan oleh masyarakat, pembiayaan, pengamatan dan pengetahuan oleh masyarakat (SMD dan MMD).

Kamis, 10 Oktober 2019

Dasiat Bendosari Refreshing Kader se Kab sukoharjo

Dasiat Bendosari. Kamis, 10 Oktober 2019 Dasiat Kecamatan Bendosari bersama Dasiat se-Kabupaten Sukoharjo mengikuti refreshing kader yang diadakan di Rumah Makan Soto Pak Harto Begajah. Yang dihadiri sekaligus yang membuka sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo beliau Bapak Hari Wiyono, SKM, M.Kes,. Pentingnya DASIAT dalam bidang promosi kesehatan, khususnya di wilayah sukoharjo, dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan pelaksanaan Posyandu Remaja, dalam hal ini pioner di kabupaten sukoharjo adalah kecamatan grogol. Harapan beliau semua desa dikabupaten sukoharjo bisa melaksanakan posyandu remaja. Selain itu, beliau juga menyampaikan manfaat daripada posyandu remaja adalah untuk mendeteksi sejak awal penyakit tidak menular pada remaja.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan Dasiat Kecamatan Se Kabupaten Sukoharjo selain posyandu remaja, ada beberapa materi yang disampaikan diantaranya 1) program kerja dasiat yang disampaikan oleh Ibu Tri Tuti Rahayu, SKM. M.Kes,. Yaitu dengan program kerja posyandu remaja dan Germas dengan indikator ABCDEF (Aktifitas fisik, Buah dan sayur, Cek kesehatan secara berkala, Diberi asi eklusif, Enyahkan asap rokok, Fokus pada stunting). 2) Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang disampaikan oleh Ibu Sih Utami, S.KM. MM

Diakhir kegiatan, semua DASIAT kecamatan membuat paparan permasalahan kesehatan yang dihadapi disetiap kecamatan dan dipresentasikan oleh perwakilan dari setiap DASIAT kecamatan. Dari paparan yang disampaikan beberapa hal perlu di garis bawahi, 1) menjaga kesehatan merupakan   hal utama dalam kehidupan, 2) Antusias masyarakat tentang kesehatan masih kurang, 3) edukasi pola hidup bersih dan sehat dimasyarakat masih perlu digalakan lagi.

Kamis, 05 September 2019

Dasiat Bendosari Sobo Sekolah


Dasiat Bendosari bersama Puskemas Bendosari melakukan penjaringan di SMA N 3 Sukoharjo. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu tanggal 4 September 2019 diikuti seluruh siswa - siswi kelas 10. Kegiatan penjaringan merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Puskesmas Bendosari bersama Dasiat Bendosari.

Sabtu, 31 Agustus 2019

Dasiat Bendosari Sobo Sekolah


Dasiat Bendosari bersama Puskesmas Bendosari melakukan Pembinaan kepada anak anak Sekolah Dasar Negeri Puhgogor 01, pembinaan yg bertujuan untuk memperisiapkan Lomba Sekolah Sehat se Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kegiatan ini tidak hanya membina tetapi juga mempersiapkan administrasi Usaha Kesehatan Sekolah. Dasiat Bendosari mensosialisasikan tentang Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ), menggunakan media Lagu, dan Gerakan tangan.

Rangkaian Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Jum'at tanggal 30 Agustus 2019 diikuti oleh kelas 4 sampai 6. Rasa antusias dan keingintahuan mereka cukup tinggi.

Rabu, 28 Agustus 2019

DASIAT Bendosari Mengikuti Sosialisasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo dengan tema PERGERAKAN MASYARAKAT PEDULI KESEHATAN

Dasiat Bendosari. Dalam rangka meningkatkan Derajat Kesehatan di Kabupaten Sukoharjo khususnya di Kalangan Tenaga Pendidikan, Ormas, dan Organisasi Kepemudaan. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo mengadakan Sosialisasi Kesehatan dengan tema PERGERAKAN MASYARAKAT PEDULI KESEHATAN KABUPATEN SUKOHARJO pada hari Rabu tanggal 28 Agustus 2019 di Hotel Sarila Sukoharjo.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota Dasiat, se Kabupaten Sukoharjo, HIMPAUDI, IGTKI, BHAYANGKARI dan PERSIT. 

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Bapak Hari Wiyono, S.KM, M.Kes beliau menyampaikan bahwa Penyakit yang banyak berkembang saat ini adalah penyakit tidak menular (PTM), yang disebabkan dari pola hidup masyarakat. Beliau juga menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membantu mensosialisasikan gerakan masyarakat hidup sehat untuk mencegah terjadinya penyakit tidak menular.
Dalam kegiatan ini ada tiga nara sumber yaitu Ibu Tri Tuti Rahayu, M.Kes (Kabid Kesmas DKK Sukoharjo), Bapak Eko Setyawan S.Sn (Ketua Dasiat Kab. Sukoharjo) dan Ibu Romdonah, S.KM (Promkes Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah). Dari tiga nara sumber menyampaikan hal yang sama yaitu GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat),  implementasi GERMAS, dan Inovasi yang dilakukan untuk menunjang kesadaran masyarakat di Kabupaten Sukoharjo.

Selasa, 27 Agustus 2019

Pemuda Siaga Sehat (DASIAT) Melaksanakan Pelatihan dan Pembinaan Dengan Tema GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)

Dasiat Bendosari. Dalam rangka meningkatkan kualiatas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Sukoharjo khususnya kepemudaan / karangtaruna Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo mengadakan pelatihan dan pembinaan dengan tema GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) pada hari Selasa tanggal 27 Agustus 2019 di RM Soto Pak Harto.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota Dasiat dan karang taruna desa se Kabupaten Sukoharjo, serta dibuka dan diisi oleh Ibu ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo Ibu H. Etty Suryani, SE, MM. Dalam sambutanya Ibu Etty menyampaikan bahwa pentingnya hidup bersih dan sehat dilingkungan mulai dari diri sendiri dan ditularkan kepada masyarakat terdekat untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian kesehatan untuk generasi yang lebih unggul. Tidak hanya tim penggerak PKK namun kegiatan tersebut juga di hadiri oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Bapak H.Sumarsono, S.Sos (Bapak Sony) beliau juga menyampaikan bahwa warga negara yang unggul tercipta dari pemuda yang tumbuh dengan kualitas SDM yang mumpuni dan sehat.
Kegiatan ini ditutup dengan makan buah bersama dan peregangan. 
Taggapan peran serta DASIAT dalam bidang kesehatan terdapat dalam video di bawah ini.