Pengukuhan Dasiat Kec. Bendosari

Pengukuhan Dasiat Bendosari oleh Camat Kec. Bendosari di hadiri Muspika dan Lurah se kec. Bendosari

Peran Dasiat Bendosari Dalam Lomba Sekolah Sehat

Dasiat Bendosari ikut berperan serta dalam pembukaan sekolah sehat dengan menampilkan Senam CTPS yang di perankan oleh dokter kecil UPTD SDN Mulur 03

Semangat Sumpah Pemud Semangat Wujudkan masyarakat Sehat

Dasiat Kecmatan Bendosari bekerja sama dengan KT. Gentan mengadakan kegiatan Gerak jalan, bekam,donor darah, senam aerobik dan cek kesehatan gratis di Kelurahan Gentan

Penyuluhan dan Aksi CTPS di SDN Sugihan 03

Dasiat Kec. Bendosari melaksanakan penyuluhan dan aksi CTPS

Gerak Jalan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kegiatan Gerak Jalan sehat dan Pemeriksaan kesehatan gratis di kelurahan Mojorejo

Sabtu, 16 November 2019

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Asap Rokok



Dasiat Bendosari. Pemuda Siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) mengikuti kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada sabtu, 16 Nopember 2019 di Gedung Seba Guna Kecamatan Bendosari. Kegiatan Germas kali ini mengusung tema Kawasan Tanpa Asap Rokok di Kecamatan Bendosari. 


Kegiatan yang di prakarsai oleh tim promosi kesehatan puskesmas bendosari ini dihadiri oleh kepala UPTD Puskesmas Bendosari, dr. Sugeng Purnomo, M.Gizi., beserta jajarannya. Dalam kesempatan beliau menyampaikan beberapa hal pentingnya bahaya asap rokok. 


Selain itu turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Bendosari yang terdiri dari Camat Bendosari Ibu Paulina Yuli Kusuma Wardhani, S.Sos, Kapolsek Bendosari AKP Zunaidi, SH dan Danramil Bendosari Kapten ARM Budi Sarwoko. Pada kesempatan tersebut, Ibu Paulina berkenan memberikan sambutan, bahwa gerakan hidup sehat di mulai dari pribadi kita masing-masing, dan mengajak lingkungan khususnya untuk mengajak masyarakat tidak merokok di sembarang tempat umum. 


Kampanye GERMAS yang diadakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Bendosari diisi oleh dr. Rahardi (dokter UPTD Puskesmas Bendosari) menyampaikan bahwa pentingnya tidak merokok di tempat umum, bahaya merokok bagi remaja yang saat ini sudah menjadi tren, dan akibat yang ditimbulkan di kemudian hari akibat merokok, serta tips-tips untuk berhenti dari merokok. Dalam penyampaian materi yang diikuti oleh perwakilan siswa dari SMA Negeri 3 Sukoharjo, SMK Negeri 1 Sukoharjo, SMK PGRI Sukoharjo, SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo, dan beberapa perwakilan karang taruna se-Kecamatan Bendosari ini, juga diselingi dengan tanya jawab. 


Pada materi kedua yang disampaikan oleh ibu Sri Haryanti, S.ST. Beliau menyampaikan materi tentang POSYANDU Remaja. Beliau menuturkan bahwa posyandu remaja ini bertujuan untuk mengurangi penyakit tidak menular (PTM) yang sudah terjangkit pada usia remaja, harapannya dengan adanya posyandu remaja, remaja-remaja diwilayah bendosari mengetahui perkembangan kesehatan mereka dan aksi cepat tanggap apabila sudah terjangkit penyakit. Selain itu harapan dari beliau pada tahun 2020 wilayah kecamatan bendosari sudah terbentuk posyandu remaja dengan harapan generasi sehat untuk indonesia unggul.


Acara juga dimeriahkan dengan penampilan-penampilan dari perwakilan SMA/SMK se-Kecamatan Bendosari, penampilan puisi berantai dari Saka Bakti Husada, penampilan drama dari SMA Unggulan CT Arsa, Penampilan Puisi dari SMA Negeri 3 Sukoharjo, SMKPGRI Sukoharjo, dan SMK Negeri 1 Sukoharjo. Pada akhir acara, ditutup dengan pemberian bingkisan kepada ke-4 sekolah yang mengikuti kegiatan, yakni pemberian bingkisan berupa buah segar yang diserahkan langsung oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Bendosari kepada perwakilan dari SMA/SMK se-Kecamatan Bendosari.

Reorganisasi Dasiat Kecamatan Bendosari 2019


Dasiat Bendosari. Dalam rangka penyegaran organisasi dan pengelolaan struktural keanggotaan, Dasiat Kecamatan Bendosari mengadakan Reorganisasi pada Jum'at, 8 november 2019 yang bertempat di Aula Puskesmas Bendosari.

Pada kesempatan tersebut, selain acara utama yakni reorganisasi diisi dengan materi posyandu remaja yang disampaikan oleh Ibu Sri Haryanti, S.ST. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa Posyandu Remaja ini sangat penting, khususnya untuk mengatasi penyakit tidak menular pada remaja masa kini. Harapan beliau tahun 2020 wilayah Bendosari sudah berdiri Posyandu Remaja pada setiap wilayah terkecil, dengan harapan Generasi yang Sehat untuk Indonesia Unggul. Pemuda siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) dan Karang Taruna merupakan ujung tombak dalam kegiatan Posyandu Remaja untuk menyukseskan generasi yang sehat, tutur beliau.

Selanjutnya acara reorganisasi, yang dipimpin oleh Ibu Sri Asmorowati dilaksanakan secara demokrasi. Pemilihan calon ketua pemuda siaga sehat kecamatan bendosari duawali dengan musyawarah yang mendapatkan tiga kandidat calon ketua yakni, 1) Sriyanto, M.Pd.; 2) Teguh Prasetyo, S.Sn.; 3) Aldo Setiadi. Dari ketiga calon tersebut dilanjutkan melalui pemungutan suara secara jujur dan adil. Sehingga di peroleh jumlah suara, 1) Sriyanto,S.Pd M.Pd 14 Suara, 2) Teguh Prasetyo,S.Sn 10 Suara dan 3) .Aldo Setiadi 5 suara. Dari pemilihan tersebut menghasilkan kepengurusan yang baru dengan ketua pemuda siaga sehat Kecamatan Bendosari yakni, Sriyanto, S.Pd M.Pd. wakil ketua Teguh Prasetyo, S.Sn. 

Selesainya penentuan struktural utama pada organisasi pemuda siaga sehat Kecamatan Bendosari, Bapak Pramono selaku pembina Dasiat Bendosari menyampaikan segera dibentuk lengkap kepengurusan Dasiat Kecamatan Bendosari, serta menyampaikan terimakasih kepada Agos Sukito, S.Kom selaku ketua Dasiat Kecamatan Bendosari masa bakti 2012 s.d. 2019 beserta jajarannya. Beliau dalam kesempatan tersebut juga berharap Dasiat Bendosari lebih maju dan lebih aktif dalam kegiatan kemasyarakatan khususnya bidang kesehatan.

Pada akhir acara, Agos Sukito menyampaikan selamat kepada kepengurusan yang baru semoga amanah dan lebih aktif dalam kegiatan kesehatan di wilayah bendosari, dan memohon maaf masih banyak kekurangan pada masa bakti beliau.

Jumat, 15 November 2019

Dasiat Kecamatan Bendosari ikut berperan serta dalam membantu kegiatan lomba sekolah sehat di SD Negeri Pohgogor 01


Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari bersama Puskesmas Bendosari ikut serta mensukseskan lomba sekolah sehat di SD Negeri Pohgogor 01, yang menjadi fokus utama penilaian adalah tentang perilaku kebersihan dan kesehatan yang dilakukan oleh murid maupun guru. Oleh karena itu, walaupun sekolah memiliki sarana dan fasilitas yang lengkap dan mewah, belum bisa menjamin sekolah tersebut bisa dikatakan sebagai sekolah sehat dan mendapat nilai bagus dalam penilaian.

Sebab, dikatakan oleh Ketua tim penilai lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Jawa Tengah, Juli Winarni, yang melakukan verifikasi lapangan ke SD Negeri Pohgogor 01, Kamis 14 November 2019, yang sangat menentukan bagaimana menjaga kebersihan dan kesehatan bisa menjadi karakter bagi murid adalah perilaku sehari – hari.

“Yang kita tuju adalah kebersihan dan kesehatan ini bisa mejadi perilaku bagi murid – murid, bisa menjadi budaya. Pun ketika mereka di rumah masing-masing juga ingat dan terbiasa dengan perilaku kebersihan dan kesehatan ini, untuk lingkungannya juga baik dan bersih akan tetapi di lingkup lingkungan sekolah ini masih banyak yang membakar sampah sembarangan sehingga asapnya dapat membahayakan pada kesehatan, dan kalau memang di sini adalah sekolah ramah anak maka harus betul-betul di tegakkan. Saya ucapkan selamat untuk SD Negeri Pohgogor 01 yang sudah berjuang dan masuk 6 besar itu sangatlah tidak mudah dari 22 Kabupaten Kota di Jawa Tengah” ujar Juli Winarni.

Untuk sarana dan fasilitas, lanjut Juli Winarni, yang memimpin 4 orang tim penilai lainnya yaitu 1) Pemerintah Daerah 2) Dinas Kesehatan 3) Dinas Pendidikan 4) Kementrian Negeri Agama, tentu juga menjadi indikator. Namun Juli Winarni mengingatkan agar jangan sampai sekolah hanya terpaku mengejar pembenahan sarana/fasilitas saja, sementara sosialisasi dan edukasi perilaku kebersihan kepada murid dianggap sepele saja. Dalam kegiatan ini Dasiat Kecamatan Bendosari ikut berperan serta dalam membantu kegiatan lomba sekolah sehat di SD Negeri Pohgogor 01, setiap satu bulan sekali Dasiat Bendosari melaksanakan penyuluhan kesehatan anak, dengan adanya MOU antara Dasiat Bendosari dan SD Negeri Puhgogor 01 maka pelaksanaanya akan lebih mudah untuk di jalankan.