Pengukuhan Dasiat Kec. Bendosari

Pengukuhan Dasiat Bendosari oleh Camat Kec. Bendosari di hadiri Muspika dan Lurah se kec. Bendosari

Peran Dasiat Bendosari Dalam Lomba Sekolah Sehat

Dasiat Bendosari ikut berperan serta dalam pembukaan sekolah sehat dengan menampilkan Senam CTPS yang di perankan oleh dokter kecil UPTD SDN Mulur 03

Semangat Sumpah Pemud Semangat Wujudkan masyarakat Sehat

Dasiat Kecmatan Bendosari bekerja sama dengan KT. Gentan mengadakan kegiatan Gerak jalan, bekam,donor darah, senam aerobik dan cek kesehatan gratis di Kelurahan Gentan

Penyuluhan dan Aksi CTPS di SDN Sugihan 03

Dasiat Kec. Bendosari melaksanakan penyuluhan dan aksi CTPS

Gerak Jalan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kegiatan Gerak Jalan sehat dan Pemeriksaan kesehatan gratis di kelurahan Mojorejo

Jumat, 11 September 2020

Penyuluhan Posyandu Remaja Bersama Dasiat Bemdosari dan UPTD Puskesmas Bendosari Di Desa Jagan


Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari bersama Puskesmas Bendosari melaksanakan sosialisasi dan pembentukan Posyandu Remaja Desa Jagan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Jagan Bp. Mariyo, karangtaruna krida se Desa Jagan. 

Kegiatan ini di laksanakan pada hari rabu, 9 september 2020 pukul 13.00 wib bertempatan di Balai Desa Jagan. Pada rangkaian kegiatan ini diisi materi tentang pembentukan Posyandu Remaja. Acara tersebut di pandu oleh salah satu anggota dari Dasiat Bendosari.



Dalam pengisian materi tersebut dijelaskan bagaimana membentuk sebuah posyandu remaja beserta manfaat dan tujuannya. Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait. Kegiatan Posyandu remaja merupakan salah satu kegiatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (remaja) kegiatan dilakukan untuk memantau kesehatan remaja dengan melibatkan remaja itu sendiri. Tak hanya itu, posyandu remaja juga merupakan tempat untuk pemberian informasi kesehatan maupun informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin setiap bulannya.



Posyandu Remaja ini dijalankan oleh kader remaja di daerah masing-masing. Jumlah kader disetiap posyandu minimal 7 orang dengan rincian. 1 orang di meja 1, 2 orang dimeja 2, 2 orang dimeja 3 dan 2 orang dimeja 4. Akan tetapi jumlah kader ini sangat fleksibel tergantung dengan kebutuhan masing-masing posyandu. Selain itu kegiatan Posyandu Remaja juga didampingi oleh petugas kesehatan seperti petugas KRR atau Petugas kesehatan desa, seperti bidan desa.


Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan Posyandu remaja adalah :


1. Melibatkan remaja dalam upaya intervensi terkait permasalahan remaja


2. Memantau kesehatan remaja secara berkala


3. Mengedukasi remaja untuk hidup sehat


4. Menurunkan angka pernikahan dini


5. Membekali remaja untuk mempersiapkan masa depannya dengan menjadi Generasi Berencana yang kreatif dan berwawasan luas. 



Semua Desa dan Kelurahan se- Kabupaten Sukoharjo diharapkan dapat bekerjasama dengan Puskesmas untuk membentuk posyandu remaja di wilayah masing-masing, sehingga tujuan pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan tanpa diskriminasi bisa terwujud, termasuk untuk remaja. sehingga angka pernikahan dini perlahan turun, AKI menurun, penyakit menular dan tidak menular menurun, imunisasi pada remaja meningkat, dan tentunya derajat kesehatan masyarakat juga akan meningkat. selain itu pemerintah berharap dengan adanya posyandu remaja, tingkat partisipasi remaja dalam berkontribusi di masyarakat dapat meningkat dan kami berharap remaja bisa mengembangkan minat dan bakatnya sesuai dengan keinginannya dengan diwadahi oleh Posyandu remaja.


Demikian kegiatan pemuda siaga sehat kecamatan bendosari (DASIAT) pada malam hari ini semoga bermanfaat untuk kita semua.


*AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT*

Rabu, 22 April 2020

Pembagian Sembako dan Masker oleh Dasiat Bendosari bersama LINSEK Bendosari di Pasar Mulur dan Desa Jagan


Dasiat Bendosari. Pandemi Virus Corona ( Covid-19 ) mengalami perkembangan yang signifikan. Berdasarkan data Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo tanggal 21 april 2020 pukul 16.00, kasus Covid-19 positif di Sukoharjo sebanyak 17 orang.


Dengan kondisi ini maka Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari lebih intens untuk bersosialisasi ke masyarakat. Pada hari Rabu, 22 April 2020, Pemuda Siaga Sehat bersama Polsek, Koramil, UPTD Puskesmas Kecamatan Bendosari, Pemerintah Kecamatan Bendosari melakukan pembagian masker dan sarung tangan plastik serta sosialisasi tentang pencegahan persebaran virus corona atau covid-19 dan antisipasi demam berdarah di Pasar Mulur.


Pembagian masker non medis di berikan secara gratis kepada seluruh pedagang dan pengunjung yang ada di pasar dan sarung tangan plastik bagi pedagang yang menjajakan makanan siap saji. Pembagian masker gratis dan sarung tangan plastik ini sangat disambut baik oleh para pedagang dan pengunjung.
Selain pembagian masker dan sarung tangan plastik gratis, kami juga sosialisasi pentingnya penggunaan sarung plastik bagi pedagang makanan siap saji, agar pembeli juga mempunyai kesan memberikan pelayanan prima kepada pembeli.


Masker dan sarung tangan plastik ini merupakan bantuan dari promkes puskesmas Bendosari, iuran sukarela anggota Dasiat Bendosari dan dari Koramil 12 Bendosari. Dengan pembagian masker gratis ini dimaksudkan agar masyarakat paham pentingnya penggunaan masker dan sarung tangan plastik.


Selain himbauan tentang penggunaan masker dan sarung tangan plastik, masyarakat dihimbau untuk tidak menciptakan kerumunan dan membatasi pergerakan bahkan menutup tempat-tempat yang berpotensi ada kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan sebagainya. Mengedukasi dan mengajak warga untuk menunda setiap bentuk aktivitas massal seperti peribadatan dan resepsi pernikahan. Dalam sosialisasi ini kami juga menambahkan tentang perkembangan DBD di wilayah Sukoharjo. Kami mengajak warga masyarakat untuk melaksanakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) 3M (menguras, menutup dan mengubur). Harapannya semoga masyarakat paham akan bahaya dan cara mencegah virus corona atau covid-19 dan pemberantasan sarang nyamuk, sehingga masyarakat tidak panik dan siap dalam melawan virus corona dan DBD.


Setelah kegiatan Bagi Masker di Pasar dilanjutkan
Pembagian Sembako bagi masyarakat kurang mampu ke 3 warga Desa Jagan yaitu Ibu Minem Dk. Jagan 1/1, Ibu Emi Dk. Jagan 2/1, Bapak Supri Dk. Jurangsari. Yang diberikan oleh Pemerintah Kecamatan Bendosari, UPTD Puskesmas Bendosari, Koramil 12 Bendosari, Polsek Bendosari, DASIAT Bendosari dan Pemerintah Desa Jagan.


Sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi himbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah.

Mari bersama-sama mencegah virus corona atau covid-19 dengan tidak melakukan kegiatan diluar rumah sampai wabah penyakit ini dinyatakan aman.


Bendosari cegah covid-19, BISA
AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT

Selasa, 21 April 2020

Sosialisasi Pencegahan Covid 19 dan DBD Dasiat Bendosari Bersama Linsek Bendosari


Dasiat Bendosari. Pandemi Virus Corona ( Covid-19 ) mengalami perkembangan yang signifikan. Berdasarkan berita di sukoharjonews.com tanggal 20 april 2020, sukoharjo termasuk wilayah dengan penderita Covid 19 banyak. Dengan kasus positif corona sebanyak 10 orang.


Dengan kondisi ini maka Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari lebih intens untuk bersosialisasi ke masyarakat. Pada hari Selasa, 21 April 2020, Pemuda Siaga Sehat bersama Polsek, Koramil, UPTD Puskesmas Kecamatan Bendosari, Pemerintah Kecamatan Bendosari, Kepala Desa Sugihan dan Kepala Desa Gentan melakukan pembagian masker dan sarung tangan plastik serta sosialisasi tentang pencegahan persebaran virus corona atau covid-19 dan antisipasi demam berdarah di pasar Siring, pasar Medangan dan pasar Gentan.


Kegiatan ini berjalan parade mulai dari pasar Siring kemudian pasar Medangan dan terakhir di pasar Gentan. Pembagian masker non medis di berikan secara gratis kepada seluruh pedagang yang ada di pasar dan sarung tangan plastik bagi pedagang yang menjajakan makanan siap saji. Pembagian masker gratis dan sarung tangan plastik ini sangat disambut baik oleh para pedagang di ketiga pasar tersebut.
Selain pembagian masker dan sarung tangan plastik gratis, kami juga sosialisasi pentingnya penggunaan sarung plastik bagi pedagang makanan siap saji, agar pembeli juga mempunyai kesan memberikan pelayanan prima kepada pembeli.


Masker dan sarung tangan plastik ini merupakan bantuan dari promkes puskesmas Bendosari dan iuran sukarela anggota Dasiat Bendosari. Dengan pembagian masker gratis ini dimaksudkan agar masyarakat paham pentingnya penggunaan masker dan sarung tangan plastik.


Selain himbauan tentang penggunaan masker dan sarung tangan plastik, masyarakat dihimbau untuk tidak menciptakan kerumunan dan membatasi pergerakan bahkan menutup tempat-tempat yang berpotensi ada kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan sebagainya. Mengedukasi dan mengajak warga untuk menunda setiap bentuk aktivitas massal seperti peribadatan dan resepsi pernikahan. Dalam sosialisasi ini kami juga menambahkan tentang perkembangan DBD di wilayah Sukoharjo. Kami mengajak warga masyarakat untuk melaksanakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) 3M (memguras, menutup dan mengubur)


Harapannya semoga masyarakat paham akan bahaya dan cara mencegah virus corona atau covid-19 dan pemberantasan sarang nyamuk, sehingga masyarakat tidak panik dan siap dalam melawan virus corona dan DBD.



Sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi himbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah.



Mari bersama-sama mencegah virus corona atau covid-19 dengan tidak melakukan kegiatan diluar rumah sampai wabah penyakit ini dinyatakan aman.


AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT
Bendosari cegah covid-19, BISA

Jumat, 17 April 2020

Ucapan Terimakasih dari TNI Polri Untuk Tenaga Kesahatan dan Relawan di Kecamatan Bendosari

Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari dan  UPTD Puskesmas Bendosari menerima ucapan terima  kasih dan penghargaan dari TNI dan Polri beserta jajaran Muspika Kecamatan Bendosari. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari jum'at, 17 april 2020. 


Rangkaian acara dari pembentangan ucapan terimakasih, dilanjutkan pemberian bunga, pemberian alat apd, dan pemberian ucapan terimakasih.


Pemberian bunga di serahkan dari komandan koramil Bendosari kepada ibu Ana Wijayanti, Amd. Keb kemudian pemberian alat apd dari Polsek Bendosari kepada bapak Sugeng Purnomo, M.Gizi selaku Kepala UPTD Puskesmas Bendosari, kemudian penyerahan piagam penghargaan dari Koramil Bendosari kepada Bapak Sugeng Purnomo, M.Gizi selaku Kepala UPTD Puskesmas Bendosari.


Dengan adanya ucapan terimakasih dan penghargaan kepada tim medis dan relawan puskesmas bendosari, tim tetap semangat dalam pencegahan covid 19.




AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT

Selasa, 07 April 2020

Sosialisasi Pencegahan Covid-19 oleh Dasiat Bendosari, UPTD Puskesmas Bendosari, Kecamatan Bendosari, Polsek Bendosari, Koramil Bendosari, Perangkat Desa Cabeyan di Pasar Plarung Cabeyan

Dasiat Bendosari. Pandemi Virus Corona ( Covid-19 ) mengalami perkembangan yang signifikan. Di Sukoharjo berdasarkan perkembangan Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 30 Maret 2020 mengalami kenaikan ODP ( Orang Dalam Pemantauan ) dan PDP ( Pasien Dalam Pengawasan) Corona yang signifikan di Kabupaten Sukoharjo.

Dengan kondisi ini maka Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari lebih intens untuk bersosialisasi ke masyarakat. Pada hari Selasa, 07 April 2020, Pemuda Siaga Sehat bersama Polsek, Koramil, Kecamatan, UPTD Puskesmas Kecamatan Bendosari, Perangkat Desa Cabeyan melakukan sosialisasi  tentang virus corona dan anjuran pemakaian masker. Selain sosialisasi juga kegiatan pembagian masker secara gratis dari Bapak Rohmadi, S.H. M.Si selaku Camat Bendosari. Masker dibagikan kepada pedagang dan pengunjung di pasar. Semua di wajibkan memakai masker saat itu juga dan untuk seterusnya.

Masyarakat dihimbau untuk tidak menciptakan kerumunan dan membatasi pergerakan bahkan menutup tempat-tempat yang berpotensi ada kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan sebagainya. Mengedukasi dan mengajak warga untuk menunda setiap bentuk aktivitas massal seperti peribadatan dan resepsi pernikahan.

Dengan adanya wabah penyakit virus corona/covid 19 di wilayah Kabupaten Sukoharjo kami menghimbau untuk : 

1. Melaporkan warga masyarakat yang pulang dari perantauan kepada Ketua RT dan periksa ke Puskesmas bila mengalami keluhan Demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak nafas. Bila tidak ada keluhan dihimbau untuk karantina mandiri selama 14 hari.


2. Lembaga pendidikan, tempat ibadah, tempat kerja, warung rumah makan dan restoran untuk menjaga kebersihan dan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS)


3. Kegiatan pengumpulan massa seperti hajatan, pengajian, arisan dan untuk ditiadakan sampai menunggu instruksi dari pemerintah


4. Diharap warga tidak panik karena virus bisa mati bila terkena sabun dan desinfektan


5. melakukan sosial distancing atau menjaga jarak minimal 1 meter

6. Tidak melakukan kontak langsung seperti bersalaman, cipika-cipiki, dsb

7. Menjaga kesehatan dengan berjemur dibawah terik matahari minimal 15 menit sehari, makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang dan olahraga minimal 30 menit sehari.

8. Selalu menggunakan masker saat keluar dari rumah.

Harapannya semoga masyarakat paham akan bahaya dan cara mencegah virus corona atau covid-19, sehingga masyarakat tidak panik dan siap dalam melawan virus corona.

Sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi himbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah.

Mari bersama-sama mencegah virus corona atau covid-19 dengan tidak melakukan kegiatan diluar rumah sehingga wabah penyakit ini dinyatakan aman.


Bendosari cegah covid-19, BISA



Minggu, 05 April 2020

Sinergi Masyarakat Dukuh Nanggulan Bersama Dasiat Bendosari dan Linsek Bendosari Dalam Mencegah Covid-19


Dasiat Bendosari. Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari Pada hari Minggu 5 april 2020 bersama warga Dk. Nanggulan Ds. Gentan melakukan Penyemprotan disinfektan. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat umum dan ramai seperti masjid, serta di rumah - rumah warga. Ini merupakan wujud kegiatan prefentif, edukasi dan pemberdayan masyarakat.


Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan Apel yang dipimpin oleh Camat Bendosari Bapak Rohmadi, SH., M.Si. tentang pencegahan covid-19 dengan melakukan penyemprotan Disinfektan serta memberikan himbauan kepada warga dukuh nanggulan yang pulang dari perantauan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.


Pagi ini masyarakat dk. Nanggulan dan karangtaruna permuna mandala akan melakukan penyemprotan disinfektan juga penyuluhan yang diberikan oleh dasiat bendosari tentang pencegahan dan bahaya Covid-19. Dalam sosialisasi ini disampaikan juga tentang pencegahan DBD dengan 3M, serta himbauan bagi warga yang pulang kampung atau mudik untuk melakukan karantina mandiri dirumah selama selama 14 hari, apabila ada gejala segera melaporkan ke Fasilitas Kesehatan terdekat. 


Masyarakat sangat merespon dengan baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pada hari ini seperti yang diutarakan oleh Bapak Rw dk. Nanggulan Sugiman, S.Pd "saya sangat senang dan bangga dengan kepedulian teman - teman dalam melakukan kegiatan penyemprotan ini, selain itu dengan sosialisasi yang disampaikan oleh tim Dasiat, Babinsa, dan Babinkamtibmas, masyarakat kami jadi lebih tahu mengenai Covid-19 dan semoga bisa terhindar dari virus ini".


Kegiatan ini sebagai langkah awal masyarakat dukuh nanggulan dalam melawan Covid-19. Harapan karang taruna dan warga dukuh nanggulan kedepannya semoga wabah ini segera berakhir dan dapat berakativitas seperti biasanya tanpa rasa takut. 








AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT

Rabu, 01 April 2020

Sosialisasi Pencegahan Covid-19 oleh Dasiat Bendosari, UPTD Puskesmas Bendosari, Polsek Bendosari, Koramil Bendosari, Pemerintah Desa Bendosari dan Paluhombo.


Dasiat Bendosari. Pandemi Virus Corona ( Covid-19 ) mengalami perkembangan yang signifikan. Di Sukoharjo berdasarkan perkembangan Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 31 Maret 2020 mengalami kenaikan ODP ( Orang Dalam Pemantauan ) dan PDP ( Pasien Dalam Pengawasan) Corona yang signifikan di Kabupaten Sukoharjo.


Dengan kondisi ini maka Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari lebih intens untuk bersosialisasi ke masyarakat. Pada hari Rabu, 1 April 2020, Pemuda Siaga Sehat bersama Polsek, Koramil, UPTD Puskesmas Kecamatan Bendosari, Pemerintah Desa Bendosari dan Paluhombo melakukan sosialisasi keliling tentang virus corona atau covid-19.


Sebelum kegiatan dimulai diawali dengan Apel yang dipimpin oleh Danramil 12 Bendosari Kapten Arh Budi Sarwoko, tentang penerapan social distancing untuk pencegahan covid-19. Beliau juga mengarahkan perihal penutupan jalan di Dukuh sebaiknya koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah setempat.

Masyarakat dihimbau untuk tidak menciptakan kerumunan dan membatasi pergerakan bahkan menutup tempat-tempat yang berpotensi ada kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan sebagainya. Mengedukasi dan mengajak warga untuk menunda setiap bentuk aktivitas massal seperti peribadatan dan resepsi pernikahan.

Dengan adanya wabah penyakit virus corona/covid 19 di wilayah Kabupaten Sukoharjo kami menghimbau untuk : 

1. Melaporkan warga masyarakat yang pulang dari perantauan kepada Ketua RT dan periksa ke Puskesmas bila mengalami keluhan Demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak nafas. Bila tidak ada keluhan dihimbau untuk karantina mandiri selama 14 hari.

2. Lembaga pendidikan, tempat ibadah, tempat kerja, warung rumah makan dan restoran untuk menjaga kebersihan dan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS)

3. Kegiatan pengumpulan massa seperti hajatan, pengajian, arisan untuk sementara ditiadakan sampai menunggu instruksi dari pemerintah

4. Diharap warga tidak panik karena virus bisa mati bila terkena sabun dan desinfektan

5. melakukan social distancing atau menjaga jarak minimal 1 meter

6. Tidak melakukan kontak fisik secara langsung seperti bersalaman, cipika-cipiki, dsb

7. Menjaga kesehatan dengan berjemur dibawah terik matahari minimal 15 menit sehari, makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang dan olahraga minimal 30 menit sehari.

Harapannya semoga masyarakat paham akan bahaya dan cara mencegah virus corona atau covid-19, sehingga masyarakat tidak panik dan siap dalam melawan virus corona.

Sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi himbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah. Mari bersama-sama mencegah virus corona atau covid-19 dengan tidak melakukan kegiatan diluar rumah sampai wabah penyakit ini dinyatakan aman.

Bendosari cegah covid-19, BISA
AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT

Selasa, 31 Maret 2020

SOSIALISASI COVID-19 DASIAT BENDOSARI DAN LINSEK BENDOSARI



Sosialisasi Pencegahan Covid-19 oleh Dasiat Bendosari, UPTD Puskesmas Bendosari, Kecamatan Bendosari, Polsek Bendosari, Koramil Bendosari, Perangkat Desa Mojorejo dan Puhgogor di 2 Desa (Mojorejo dan Puhgogor)

Dasiat Bendosari. Pandemi Virus Corona ( Covid-19 ) mengalami perkembangan yang signifikan. Di Sukoharjo berdasarkan perkembangan Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 30 Maret 2020 mengalami kenaikan ODP ( Orang Dalam Pemantauan ) dan PDP ( Pasien Dalam Pengawasan) Corona yang signifikan di Kabupaten Sukoharjo.



Dengan kondisi ini maka Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari lebih intens untuk bersosialisasi ke masyarakat. Pada hari Selasa, 31 Maret 2020, Pemuda Siaga Sehat bersama Polsek, Koramil, Kecamatan, UPTD Puskesmas Kecamatan Bendosari, Perangkat Desa Mojorejo dan Puhgogor melakukan sosialisasi keliling tentang virus corona atau covid-19 ke 2 Desa yaitu Desa Mojorejo dan Desa Puhgogor.



Masyarakat dihimbau untuk tidak menciptakan kerumunan dan membatasi pergerakan bahkan menutup tempat-tempat yang berpotensi ada kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan sebagainya. Mengedukasi dan mengajak warga untuk menunda setiap bentuk aktivitas massal seperti peribadatan dan resepsi pernikahan.

Dengan adanya wabah penyakit virus corona/covid 19 di wilayah Kabupaten Sukoharjo kami menghimbau untuk : 

1. Melaporkan warga masyarakat yang pulang dari perantauan kepada Ketua RT dan periksa ke Puskesmas bila mengalami keluhan Demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak nafas. Bila tidak ada keluhan dihimbau untuk karantina mandiri selama 14 hari.

2. Lembaga pendidikan, tempat ibadah, tempat kerja, warung rumah makan dan restoran untuk menjaga kebersihan dan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS)

3. Kegiatan pengumpulan massa seperti hajatan, pengajian, arisan dan untuk ditiadakan sampai menunggu instruksi dari pemerintah

4. Diharap warga tidak panik karena virus bisa mati bila terkena sabun dan desinfektan

5. melakukan sosial distancing atau menjaga jarak minimal 1 meter

6. Tidak melakukan kontak langsung seperti bersalaman, cipika-cipiki, dsb

7. Menjaga kesehatan dengan berjemur dibawah terik matahari minimal 15 menit sehari, makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang dan olahraga minimal 30 menit sehari.

Harapannya semoga masyarakat paham akan bahaya dan cara mencegah virus corona atau covid-19, sehingga masyarakat tidak panik dan siap dalam melawan virus corona.

Sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi himbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah. Mari bersama-sama mencegah virus corona atau covid-19 dengan tidak melakukan kegiatan diluar rumah sehingga wabah penyakit ini dinyatakan aman.

Bendosari cegah covid-19, BISA
AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT

Dasiat Bendosari Bersama Linsek Bendosari Bersatu Melawan Covid-19 di Desa Mojorejo dan Desa Puhgogor




Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari pada hari Selasa 31 Maret 2020 bersama Lintas Sektoral se-Kecamatan Bendosari melakukan kerja bakti dan penyemprotan disinfektan secara serentak se-Kabupaten Sukoharjo khususnya di wilayah Kecamatan Bendosari yang berpusat di Desa Mojorejo dan Desa Puhgogor. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat umum dan ramai seperti masjid, rumah warga, balai desa dan lain-lain.


Sebelum kegiatan dimulai, Camat Bendosari Bapak Rohmadi SH, M.Si dan Kepala UPTD Puskesmas Bendosari Bapak dr. Sugeng Purnomo, M.Gizi memberikan arahan tentang penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan area mana saja yang akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Kegiatan ini juga mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan dan bahaya Covid-19. Kami melakukan sosialisasi dengan cara orasi, pembagian leaflet. Dalam sosialisasi ini banyak masyarakat yang bertanya tentang covid-19.


Selain dari lintas sektoral, masyarakat setempat juga membatu dalam penyemprotan di lingkungannya. Masyarakat sangat merespon dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pada hari ini. Karena masyarakat menjadi tahu tentang bahaya dan pencegahan dari Covid-19. Sehingga masyarakat bisa terhindar dari bahaya Covid-19. Di akhir kegiatan, Kapolsek Bendosari Ibu IPTU Retna Wiyarti, A.Md Keb dan Danramil 12 Bendosari Bapak Kapten Arh Budi Sarwoko memberi pengarahan tentang keamanan yang harus tetap dijaga, masyarakat agar tidak panik dan jika ada pendatang / pemudik harap segera lapor kepada RT dan Pemerintah Desa kemudian diteruskan kepada Puskesmas Bendosari






Aku Kamu Kita Generasi Sehat


Bendosari Mencegah Covid-19 Bisa