adsense

Selasa, 22 November 2022

Dasiat Bendosari Ikut Berpartisipasi Dalam Sosialisasi HIV dan Penguatan Warga Peduli AIDS Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo


Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari ikut berpartisipasi dalam rangka sosialisasi HIV/AIDS, Restrukturisasi/ Reorganisasi Dan Capasity  Building pada tanggal 22 November 2022 di Rumah Makan Soto Gombong. Acara ini berlangsung di Rumah Makan Soto Gombong, dan dihadiri oleh Camat Kecamatan Bendosari, Kepala Puskesmas Bendosari, Kepala Desa se-Kecamatan Bendosari dan Lintas Sektoral yang terkait di Kecamatan Bendosari. 


Acara diawali dengan pembukaan dari Camat Bendosari Bapak Rohmadi, S.H, M.Si dan sambutan dari Kepala Puskesmas Bendosari Yaitu Bapak dr. Romdon Nugroho beliau menyampaikan bahwa perngertian dari HIV/AIDS adalah HIV (
Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit sedangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kondisi di mana HIV sudah pada tahap infeksi akhir. Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, tubuh tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan. Pada kasus HIV/AIDS ini angka yang terpapar HIV/AIDS di bendosari ada 52 orang, untuk ibu hamil juga perlu dilakukannya tes HIV/AIDS agar diketahui apakah terpapar HIV/AIDS atau tidak. Faktor resiko dari HIV/AIDS ini adalah


• Orang yang melakukan hubungan intim tanpa kondom, baik hubungan sesama jenis maupun heteroseksual.
• Orang yang sering membuat tato atau melakukan tindik.
• Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain.
• Pengguna narkotika suntik.
• Orang yang berhubungan intim dengan pengguna narkotika suntik. 

Sedangkan untuk gejala HIV/AIDS adalah sebagai berikut :

• Sakit kepala
• Demam
• Badan mudah lelah, padahal tidak banyak beraktivitas dan sudah cukup tidur
• Nyeri sendi
• Tidak nafsu makan
• Kelenjar getah bening bengkak
• Sakit tenggorokan
• Ruam
• Nyeri otot
• Kerap muncul sariawan di mulut
• Ada borok atau luka bernanah di alat kelamin
• Sering berkeringat di malam hari, padahal cuaca tidak bikin gerah
• Kerap diare
• Tidak enak badan
• Mual


Selanjutnya paparan materi yang disampaikan diantaranya yaitu Info Dasar IMS, HIV dan AIDS oleh Ibu Erna Kusuma Wardani,SKM Dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS dari Kabupaten Sukoharjo serta Situasi Epidemi HIV dan AIDS di Kabupaten Sukoharjo, Dasar Kebijakan Pembentukan Warga Peduli AIDS, Peningkatan Pemahaman (Penyadaran Kritis) Fungsi dan Peran WPA Oleh.



Warga peduli AIDS (WPA) adalah sebuah usaha membangun kepedulian masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS. Melalui warga peduli AIDS ini diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung dalam mendukung upaya perubahan perilaku menjadi lebih kondusif. Pertemuan Warga Peduli AIDS ini diharapkan memberikan solusi dimasa yang akan datang kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Bendosari dalam hal peningkatan komitmen dan pencegahan serta penanggulangan HIV-AIDS di Kabupaten Sukoharjo. WPA mengajak para warga untuk meningkatkan pengetahuan tentang HIV-AIDS yang benar agar tidak ada lagi pengucilan pada ODHA. Dengan berbagai kegiatannya, WPA dapat mengajak masyarakat di sekitarnya untuk memahami persoalan HIV AIDS secara lebih mendalam. Sehingga mereka tidak lagi mendiskriminasikan ODHA yang ada di sekitarnya.



Aku...Kamu...Kita...Generasi Sehat







0 komentar:

Posting Komentar