adsense

Pengukuhan Dasiat Kec. Bendosari

Pengukuhan Dasiat Bendosari oleh Camat Kec. Bendosari di hadiri Muspika dan Lurah se kec. Bendosari

Peran Dasiat Bendosari Dalam Lomba Sekolah Sehat

Dasiat Bendosari ikut berperan serta dalam pembukaan sekolah sehat dengan menampilkan Senam CTPS yang di perankan oleh dokter kecil UPTD SDN Mulur 03

Semangat Sumpah Pemud Semangat Wujudkan masyarakat Sehat

Dasiat Kecmatan Bendosari bekerja sama dengan KT. Gentan mengadakan kegiatan Gerak jalan, bekam,donor darah, senam aerobik dan cek kesehatan gratis di Kelurahan Gentan

Penyuluhan dan Aksi CTPS di SDN Sugihan 03

Dasiat Kec. Bendosari melaksanakan penyuluhan dan aksi CTPS

Gerak Jalan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kegiatan Gerak Jalan sehat dan Pemeriksaan kesehatan gratis di kelurahan Mojorejo

Rabu, 12 Februari 2020

Smk PGRI Sukoharjo Berkolaborasi Bersama Dasiat Kec. Bendosari Dalam Kampanye Kesehatan Di Car Free Day (CFD) Sukoharjo



Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari dan Puskesmas Bendosari ikut serta dalam acara bakti sosial kesehatan . Acara tersebut di selenggarakan oleh SMK PGRI Sukoharjo. Bakti sosial yang di lakukan yaitu cek kesehatan gratis untuk masyarakat di wilayah sukoharjo, kegiatan tersebut di laksanakan pada hari Minggu, 9 Februari 2020 pukul 06.30 - 09.00 wib.


Acara bakti sosial yang dilakukan meliputi cek kesehatan tersebut meliputi cek tekanan darah, cek gula, cek asam urat, dan konsultasi kesehatan. Selain itu ada juga penyuluhan tentang kesehatan seperti PTM, stunting dll. SMK PGRI juga mensosialisasikan PPDB yang telah dibuka. Bakti sosial cek kesehatan ini berlokasi di Car Free Day (CFD) Sukoharjo.



"Bakti sosial ini berjalan tertib dan lancar berkat kerja sama dengan Puskesmas Bendosari dan Dasiat Bendosari ,” ungkap Ngadimin, S.Pd., M.Pd selaku kepala sekolah SMK PGRI Sukoharjo.




Demikian kegiatan Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari pada pagi hari ini. Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua.

*AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT*

Sabtu, 01 Februari 2020

DASIAT BENDOSARI SOBO NDESO PALUHOMBO


Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari bersama Kader Posyandu Desa Paluhombo mengadakan kegiatan penyuluhan tentang Bahaya Penyakit Demam Berdarah dan CTPS. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Paluhombo Ibu Juwanti selaku Pelindung kegiatan, serta dihadiri perwakilan Promkes Puskesmas Bendosari selaku promotor kesehatan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 01 Februari 2020 ini diikuti oleh 20 anggota kader kesehatan di Desa Paluhombo.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut di isi materi tentang penyuluhan bagaimana cara cuci tangan yang benar (CTPS) dan cara pencegahan penyakit deman berdarah, acara tersebut di pandu oleh salah satu anggota dari Dasiat Bendosari.


Dalam pengisian materi di jelaskan bahwa mencuci tangan adalah kegiatan yang umum dilakukan manusia di dunia, tapi membasuh tangan dengan air saja tidaklah cukup. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan upaya yang direkomendasikan untuk mencegah penyakit, dengan pertimbangan bahwa sabun mudah diperoleh dan terjangkau. Selain itu, air mengalir dapat diupayakan hampir di setiap rumah tangga. Supaya efektif, perilaku CTPS juga perlu dilakukan dengan benar. Oleh sebab itu, perilaku CTPS sangat disarankan. Lima waktu terpenting untuk cuci tangan pakai sabun yaitu:
1. Sesudah ke WC atau Buang Air Besar
2. Sebelum makan
3. Sebelum menyusui bayi atau menyuapi bayi/anak
4. Sesudah menceboki bayi/anak
5. Sesudah memegang binatang/ternak
Selain itu juga di jalaskan tentang Bahaya Penyakit Demam Berdarah, demam Berdarah dapat disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang di daerah tropis dan subtropis. DBD ringan dapat menyebabkan demam tinggi, ruam merah pada kulit dan nyeri pada otot. DBD yang parah biasa disebut demam hemoragik dapat menyebabkan pendarahan yang parah, tekanan darah menurun drastis, dan kematian. Maka upaya pencegahan DBD yang paling efektif dan efisien adalah kegiatan menghancurkan tempat berkembang biak nyamuk dengan cara 3M + yaitu: 
1. Menguras
2. Mengubur
3. Menutup, 
+ Menggunkan lotion anti nyamuk dan menggunakan kelambu saat tidur. 

Demikian kegiatan Pemuda Siaga Sehat ( DASIAT ) Bendosari pada malam hari ini. Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua.

*AKU KAMU KITA GENERASI SEHAT*

Sabtu, 07 Desember 2019

Dasiat Bendosari mengikuti kegiatan Talk Show "Pengetahuan Komprehensif HIV-AIDS"



Dasiat Bendosari. Perwakilan Anggota Dasiat Bendosari mengikuti kegiatan Talk Show "Pengetahuan Komprehensif HIV-AIDS" dalam rangka Hari AIDS Sedunia Tahun 2019 Kabupaten Sukoharjo dengan tema "Saya Berani Saya Sehat" pada Sabtu, 7 Desember 2019 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.


Kegiatan yang di prakarsai oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kab. Sukoharjo ini diikuti oleh perwakilan Dasiat, WPA Kecamatan, SBH Kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo, WPA Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dan PKVHI (Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia), Prodi Kesmas Universitas Muhamadiyah Surakarta, perwakilan sma/smk sukoharjo serta tyrut hadir juga Kepala DKK Sukoharjo Dr. Yunia Wahdiyati.


Acara dimulai dengan teatrikal dari WPA Univet Bantara kemudian dibuka oleh Ketua Pelaksana KPA Sukoharjo, Bapak Purwadi, SE., MM., beliau menyampaikan jumlah penderita AIDS di kabupaten Sukoharjo dan meminta agar seluruh elemen ikut membantu menanggulangi dan mensosialisasikan tentang bahaya AIDS.

Acara puncak talk show dipandu oleh Dr. Anton Budi Hermawan dengan narasumber Dr. Taufik Ismail (Spesialis Kesehatan Jiwa) yang menyampaikan pengertian, gejala, pencegahan AIDS. Testimoni dari Ibu Eki seorang ODHA yang melakukan pengobatan ARV dan melakukan program hamil anak ke dua yang anak dan suaminya negatif HIV, talk show ditutup dengan sesi tanya jawab.

Dalam kegiatan ini, WPA Bendosari mendapat penghargaan sebagai WPA teraktif.

Suluh Temukan Obati Pertahankan

Selasa, 03 Desember 2019

Dasiat Bendosari mengadakan Aksi Orasi Kesehatan Dalam Rangka Peringatan Hari HIV & AIDS



Dasiat Bendosari. Dasiat Bendosari mengadakan Kegiatan Aksi Orasi Kesehatan Dalam Rangka Peringatan Hari HIV & AIDS di Kecamatan Bendosari. Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 1 Desember 2019 di Lampu Merah Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Jombor, Kecamatan Bendosari Pukul 06.30 WIB.


Yang dihadiri oleh UKM, Promkes Puskesmas Bendosari dan SBH (Saka Bakti Husada) dan perwakilan karang taruna Desa Kecamatan Bendosari.


Orasi Kesehatan yang diisi Oleh Promkes Puskesmas Bendosari dan DASIAT Bendosari dengan tema Bersama Masyarakat Meraih Sukses. Masyarakat dihimbau untuk selalu menghindari perilaku sek bebas, karena perilaku tersebut menjadi indikator utama dalam penularan HIV dan AIDS. Program Zero Point diterapkan sebagai upaya pencegahan dalam penanganan kasus HIV dan AIDS.


Selain Orasi Kesehatan tentang HIV dan AIDS juga dibagikan leaflet tentang HIV dan AIDS, dan PIN kepada pengguna jalan di Lampu merah Kejaksaan Negeri Sukoharjo. Di wilayah Kecamatan Bendosari sendiri kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Bendosari, bekerjasama dengan Dasiat Bendosari dan SBH. Kegiatan ini penting dilakukan karena sebagai upaya preventif dalam kasus HIV dan AIDS.

Bersama MASYARAKAT meraih SUKSES.

Dasiat Bendosari mengikuti anniversary Dasiat Kabupaten Sukoharjo



Dasiat Bendosari (30/11) mengikuti kegiatan anniversary Dasiat Kabupaten Sukoharjo yang dilaksanakan di halaman parkir gedung graha wijaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Kabid Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, perwakilan dari nominator film pendek kesehatan SMA/SMK Sederajat, dan anggota dasiat perwakilan Kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo.


Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, beliau menyampaikan bahwa pentingnya adanya dasiat adalah promosi kesehatan lebih cepat dan lebih mengena. Acara dilanjutkan dengan meniup lilin ulang tahun Dasiat Kabupaten yang ke 7 dan pembagian kue.


Selain itu, pada malam tersebut adalah malam penganugrahan film pendek kesehatan sma smk se kabupaten sukoharjo, Juara 1 diraih oleh SMA N 1 Tawangsari, juara 2 diraih oleh SMA Assalam Kartasura, juara 3 diraih oleh SMA Muh Pontren Imam Syuhodo dan Juara Favorit diraih oleh SMA 1 Mojolaban. 


Tidak ketinggalan pemberian anugrah untuk anggota dasiat yang sampai menikah masih aktif dalam kegiatan, yakni ada dua pasang suami istri yang masih aktif dalam kegiatan dasiat. Pada kegiatan penutup anggota dasiat berswafoto bersama dan membuat video ucapan untuk hari aids se dunia.

Sabtu, 16 November 2019

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Asap Rokok



Dasiat Bendosari. Pemuda Siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) mengikuti kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada sabtu, 16 Nopember 2019 di Gedung Seba Guna Kecamatan Bendosari. Kegiatan Germas kali ini mengusung tema Kawasan Tanpa Asap Rokok di Kecamatan Bendosari. 


Kegiatan yang di prakarsai oleh tim promosi kesehatan puskesmas bendosari ini dihadiri oleh kepala UPTD Puskesmas Bendosari, dr. Sugeng Purnomo, M.Gizi., beserta jajarannya. Dalam kesempatan beliau menyampaikan beberapa hal pentingnya bahaya asap rokok. 


Selain itu turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Bendosari yang terdiri dari Camat Bendosari Ibu Paulina Yuli Kusuma Wardhani, S.Sos, Kapolsek Bendosari AKP Zunaidi, SH dan Danramil Bendosari Kapten ARM Budi Sarwoko. Pada kesempatan tersebut, Ibu Paulina berkenan memberikan sambutan, bahwa gerakan hidup sehat di mulai dari pribadi kita masing-masing, dan mengajak lingkungan khususnya untuk mengajak masyarakat tidak merokok di sembarang tempat umum. 


Kampanye GERMAS yang diadakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Bendosari diisi oleh dr. Rahardi (dokter UPTD Puskesmas Bendosari) menyampaikan bahwa pentingnya tidak merokok di tempat umum, bahaya merokok bagi remaja yang saat ini sudah menjadi tren, dan akibat yang ditimbulkan di kemudian hari akibat merokok, serta tips-tips untuk berhenti dari merokok. Dalam penyampaian materi yang diikuti oleh perwakilan siswa dari SMA Negeri 3 Sukoharjo, SMK Negeri 1 Sukoharjo, SMK PGRI Sukoharjo, SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo, dan beberapa perwakilan karang taruna se-Kecamatan Bendosari ini, juga diselingi dengan tanya jawab. 


Pada materi kedua yang disampaikan oleh ibu Sri Haryanti, S.ST. Beliau menyampaikan materi tentang POSYANDU Remaja. Beliau menuturkan bahwa posyandu remaja ini bertujuan untuk mengurangi penyakit tidak menular (PTM) yang sudah terjangkit pada usia remaja, harapannya dengan adanya posyandu remaja, remaja-remaja diwilayah bendosari mengetahui perkembangan kesehatan mereka dan aksi cepat tanggap apabila sudah terjangkit penyakit. Selain itu harapan dari beliau pada tahun 2020 wilayah kecamatan bendosari sudah terbentuk posyandu remaja dengan harapan generasi sehat untuk indonesia unggul.


Acara juga dimeriahkan dengan penampilan-penampilan dari perwakilan SMA/SMK se-Kecamatan Bendosari, penampilan puisi berantai dari Saka Bakti Husada, penampilan drama dari SMA Unggulan CT Arsa, Penampilan Puisi dari SMA Negeri 3 Sukoharjo, SMKPGRI Sukoharjo, dan SMK Negeri 1 Sukoharjo. Pada akhir acara, ditutup dengan pemberian bingkisan kepada ke-4 sekolah yang mengikuti kegiatan, yakni pemberian bingkisan berupa buah segar yang diserahkan langsung oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Bendosari kepada perwakilan dari SMA/SMK se-Kecamatan Bendosari.