adsense

Pengukuhan Dasiat Kec. Bendosari

Pengukuhan Dasiat Bendosari oleh Camat Kec. Bendosari di hadiri Muspika dan Lurah se kec. Bendosari

Peran Dasiat Bendosari Dalam Lomba Sekolah Sehat

Dasiat Bendosari ikut berperan serta dalam pembukaan sekolah sehat dengan menampilkan Senam CTPS yang di perankan oleh dokter kecil UPTD SDN Mulur 03

Semangat Sumpah Pemud Semangat Wujudkan masyarakat Sehat

Dasiat Kecmatan Bendosari bekerja sama dengan KT. Gentan mengadakan kegiatan Gerak jalan, bekam,donor darah, senam aerobik dan cek kesehatan gratis di Kelurahan Gentan

Penyuluhan dan Aksi CTPS di SDN Sugihan 03

Dasiat Kec. Bendosari melaksanakan penyuluhan dan aksi CTPS

Gerak Jalan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kegiatan Gerak Jalan sehat dan Pemeriksaan kesehatan gratis di kelurahan Mojorejo

Rabu, 16 November 2022

Kenikmatan Edukasi Gizi Seimbang Bersama Dasiat Bendosari


Dasiat Bendosari
. UPTD Puskesmas Bendosari menggelar edukasi gizi seimbang melalui GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) tahun 2022 pada hari Rabu, tanggal 16 November 2022 di halaman kecamatan bendosari.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan ini Bapak dr. Romdon Selaku Kepala Puskesmas Bendosari menyampaikan bahwa kegiatan ini salah satu  agenda rutin setiap tahun, semoga tahun depan bisa melakukan kegiatan ini lagi,


Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 70 peserta dari 13 Desa 1 Kelurahan Di Kecamatan Bendosari. Kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan kader kesehatan posyandu dan  Dasiat (pemuda siaga sehat).

Dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa Fun Game seperti, Maju Mundur, Lingkaran Besar Lingkaran Kecil, Mencari Kelompok, Tepuk Tangan, dan juga Yel-Yel.


“Kegiatan  ini sangat bermanfaat bagi pemberdayaan di Kecamatan Bendosari serta dapat meningkatkan tingkat pemahaman masyarakat umum tentang pentingnya menjaga kesehatan maupun lingkungan melalui Dasiat dan kader posyandu” ujar Bapak Rohmadi, S.H, M.Si selaku camat kecamatan Bendosari.


Aku...Kamu...Kita...Generasi Sehat






















Senin, 07 November 2022

DASARI Sosialisasikan Dasiat & Germas dalam Kegiatan GEBBRAKS di Sukoharjo



7 November 2022- Dasiat Bendosari. Pemuda Siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) mengikuti kegiatan Gelar Buku Dan Budaya Rakyat Sukoharjo (GEBBRAKS). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sukoharjo. Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan Gelar Buku Dan Budaya Rakyat Sukoharjo (GEBBRAKS) Tahun 2022 yang akan dilaksanakan pada Tanggal 31 Oktober s.d. 6 November 2022 di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, kegiatan ini di ikuti oleh kalangan masyarakat dan beberapa instansi kedinasan yang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo. 



Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Sukoharjo Ibu Hj. Etik Suryani, SE., MM. Dalam arahannya beliau mengatakan Kalau di luar negeri ada kebiasaan membaca buku di waktu luang bagi masyarakatnya. Budaya membaca di negara-negara maju sudah mendarah daging. Di Indonesia menjadi hal terbalik, dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 yang membaca. Berdasarkan hal tersebut membuat beliau terus berupaya mendukung acara-acara yang membangun minat baca masyarakat. Hal ini disebabkan karena Sukoharjo telah ditetapkan sebagai Kabupaten Literasi. 


Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sukoharjo Bapak Sumarno, S.sos., MH dalam laporannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah: 

1) Memotivasi budaya gemar dan cinta buku untuk lebih tumbuh dan berkembang,

2) Mendekatkan masyarakat dengan buku dan perpustakaan,

3) Memberikan kelengkapan dan informasi buku dan harga terjangkau serta murah,

4) Bentuk kampanye dan kesinambungan gerakan gemar membaca dan menulis. 

5) Menggalang kerjasama antara masyarakat , praktisi pendidikan, pelaku bisnis perbukuan, 

6) Sebagai ajang promosi produk bagi berbagai kalangan industri buku, bidaya dan teknolgi, 

7) Melibatkan dunia industri dalam mewujudkan paritisipasi pengembangan kualitas masyarakat Kabupaten Sukoharjo. 



Selain itu, dalam pameran dasiat bendosari mensosialisasikan terkait Pemuda Siaga Sehat dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Dimana Germas itu sendiri berarti  sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Setidaknya terdapat 7 langkah penting dalam rangka menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Ketujuh langkah tersebut merupakan bagian penting dari pembiasaan pola hidup sehat dalam masyarakat guna mencegah berbagai masalah kesehatan yang beresiko dialami oleh masyarakat Indonesia. Berikut ini 7 langkah GERMAS yang dapat menjadi panduan menjalani pola hidup yang lebih sehat.

1) Melakukan Aktivitas Fisik, 

2) Makan Buah dan Sayur, 

3) Tidak Merokok, 

4) Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol, 

5) Melakukan Cek Kesehatan Berkala, 

6)  Menjaga Kebersihan Lingkungan, 

7) Menggunakan Jamban 



Secara umum, tujuan GERMAS adalah menjalani hidup yang lebih sehat. Gaya hidup sehat akan memberi banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan dari gaya hidup sehat adalah lingkungan yang bersih dan sehat serta berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit. 



Maka dari itu pada saat kegiatan GEBBRAKS tersebut dasiat mengajak semua masyarakat yang berkunjung di acara GEBBRAKS untuk memakan buah secara bersama-sama di depan stand Pemuda Siaga Sehat Kecamatan Bendosari tidak hanya itu selama 7 hari kegiatan GEBBRAKS di alun-alun satya negara dasiat juga melakukan pembagian masker, leaflet, vitamin c, tablet penambah darah dan meminum jamu secara bersama-sama.


Aku...Kamu...Kita...Generasi Sehat


















Sabtu, 01 Oktober 2022

Dasiat Bendosari Mengikuti Kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Di UPTD Puskesmas Bendosari


Dasiat Bendosari. Pemuda Siaga Sehat Kecamatan Bendosari (DASARI) mengikuti kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada sabtu, 1 Oktober 2022 di Aula Puskesmas Bendosari. Kegiatan Germas kali ini mengusung tema Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). 



Kegiatan yang di prakarsai oleh tim promosi kesehatan puskesmas bendosari ini dihadiri oleh kepala UPTD Puskesmas Bendosari, dr. Romdon Nugroho, beserta jajarannya. Dalam kesempatan beliau menyampaikan beberapa hal pentingnya germas dan bahaya narkotika.

Penyuluhaan yang diadakan di Aula Puskesmas Bendosari diisi oleh Bapak Pramono, AMK selaku Promkes UPTD Puskesmas Bendosari, menyampaikan bahwa pentingnya germas dan bahaya narkotika. bahaya narkotika bagi remaja yang saat ini sudah menjadi tren, dan akibat yang ditimbulkan di kemudian hari akibat narkotika, serta tips-tips untuk berhenti atau menjauhi narkotika. Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang. Sementara menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum.

Dalam penyampaian materi yang diikuti oleh perwakilan  karang taruna se-Kecamatan Bendosari ini, juga diselingi dengan tanya jawab. 


Pada materi kedua yang disampaikan oleh ibu Feri Sinta Dewi, Amd.Keb selaku promkes UPTD Puskesmas Bendosari, Beliau menyampaikan materi tentang Germas. Beliau menuturkan bahwa
GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Setidaknya terdapat 7 langkah penting dalam rangka menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Ketujuh langkah tersebut merupakan bagian penting dari pembiasaan pola hidup sehat dalam masyarakat guna mencegah berbagai masalah kesehatan yang beresiko dialami oleh masyarakat Indonesia. Berikut ini 7 langkah GERMAS yang dapat menjadi panduan menjalani pola hidup yang lebih sehat.

1. Melakukan Aktivitas Fisik
2. Makan Buah dan Sayur
3. Tidak Merokok
4. Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol
5. Melakukan Cek Kesehatan Berkala
6. Menjaga Kebersihan Lingkungan
7. Menggunakan Jamban

Secara umum, tujuan GERMAS adalah menjalani hidup yang lebih sehat. Gaya hidup sehat akan memberi banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan dari gaya hidup sehat adalah lingkungan yang bersih dan sehat serta berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit.


Pada materi terakhir yang disampaikan oleh Bapak Sriyanto, M.Pd selaku Ketua Dasiat Bendosari, Beliau menyampaikan materi tentang latar belakang terbentuknya dasiat serta kegiatan apa saja yang dilakukan oleh dasiat.

Aku...Kamu...Kita...Generasi Sehat